Kumpulan Puisi Persahabatan Sejati Terbaru

Advertisement
Puisi Persahabatan - Mungkin diantara kita semua memiliki sahabat paling dekat yang seperti dianggap keluarga sendiri oleh kita dengan saling membutuhkan satu sama lain karena manusia tergolong dalam mahluk sosial. akan tetapi, semua teman disekitar lingkungan kita mempunyai karakter bermacam-macam dan tentunya pemikiran atau prinsip setiap orang berbeda-beda.

Ikatan persahabatan akan menjadi saudara kita atau bisa juga jadi sahabat jadi cinta, itu juga kalau lawan jenis, bila itu semua dijaga dengan semampu kita. Oke, langsung saja ke intinya saja. di bawah sini ada beberapa kumpulan puisi persahabatan sejati, yang mungkin bisa saja membantu anda dalam mencari kata puisi yang efektif :

Kumpulan Puisi Persahabatan Sejati Terbaru

''Puisi Satu Hati''

Sungguh indah tali persahabatan ini,
seperti jalinan warna dalam indahnya pelangi,
Bunga-bunga pun menyanyikan melodi,
Menyemarakan suasana ini.

Canda tawa mengiringi kasih kita,
Badai topan kita terjang bersama,
Bersatu hati melangkah bergandengan tangan,
Berjalan bersama satu visi.

Mari sobat!,
Melangkahlah bersama-sama,
Satukan hati dan pikiran,
Menjalankan misi kita,
Membangun dunia baru.

Penuh cinta dan kasih,
Hingga semakin banyak jiwa,
Boleh mengalami kasih-Nya,
Yang memulihkan dan memperbaruhi.

Jadilah seperti lilin-lilin kecil,
Yang menyala terang menerangi dunia Walaupun kecil,
Sahabat, kehadiranmu sungguh berarti,
Tuk menerangi hati yang gelap gulita,
Tenggelam oleh arus zaman.

Teruslah menyala…,
Hangatkanlah dunia…,
Dengan terangmu, oh sobatku.

"Puisi Kesetiaan Sahabat"

Hari ku yang dulu sepi menjadi berarti,
Wajahku yang dulu curam kini jadi indah berseri,
Kesedihanku yang memuncak telah terobati,
Semua hilang ketika kau muncul sebagai penglipur hati.

Sahabat…,
Terimakasih atas kesetiaan yang begitu bulat,
Hingga aku merasakan makna atas segala nikmat,
Bahkan aku bisa mengangkat jiwa dengan kuat,
Satu lagi, kau selalu membuatku senantiasa semangat.

Ketika aku sedang bingung,
Hingga aku mulai merenung,
Kau datang menyemangatiku sampai berdayung dayung,
Dan lagi semangatku terbang bak sayap burung.

Satu yang selalu kuinginkan,
Yakni ingin bersamamu melewati rintangan,
Rintangan hdup yang datang bergantian,
Kemudian…,
Kau bersamaku mengejar impian.

"Puisi Sahabat Sejati"

Zaman berzaman telah berlalu,
Kisah sahabat ada selalu,
Setia bersama kini dan dulu,
Tetap seiring bila diperlu.

Sejati berkongsi suka dan duka,
Tawa seia tangis diseka,
Sakit dirasa bila terluka,
Ria dirai tanda sama suka.

Biar pun jauh hidup terpisah,
Rindu ketemu resah gelisah,
Hanyalah doa terus dicurah,
Tanda ikatan jujur dan pasrah.

Duhai sahabat teman sejati,
Saya di sini terus mengingati,
Hajat berjumpa simpan di hati,
Moga tiba jua saat dinanti.

"Puisi Sahabat Malaikatku"

Aku sedih, kau menghibur,
Aku kecewa, kau membuatku senang,
Dan bila aku tak bisa,
Kau pun mengajari.

Sahabat,
Kau bagai malaikat bagiku,
Kau bagaikan bidadari untukku,
Semua kebajikan ada padamu.

Sahabat….,
Satu pintaku untukmu,
Yaitu janji selalu erat,
Tak pernah terpisah,
Seumur hidup kita..

Advertisement